Libido dan Kesehatan Jadi Prima Berkat Buah Kurma

Buah kurma yang banyak tumbuh di daerah Timur Tengah diketahui memiliki banyak fungsi kesehatan. Salah satu fungsi buah yang manis ini adalah meningkatkan libido alias gairah seks.

Dilansir dari Helium, Selasa (21/9/2010), berikut beberapa manfaat kesehatan dari buah kurma:

1. Baik untuk tenaga dan energi
Gula alami yang terkandung di dalam kurma, yaitu fruktosa, sukrosa dan glukosa, dapat meningkatkan energi dengan cepat dengan kalori yang rendah. Hal inilah yang menjadikan buah kurma dijadikan makanan pembuka salama bulan puasa.

Selain itu, buah kurma ternyata juga dapat meningkatkan tenaga dan gairah seksual (libido), baik pada pria maupun wanita.

2. Baik untuk darah
Kurma mengandung zat besi, yaitu bahan terpenting untuk memproduksi sel darah merah. Hal ini menjadikan kurma sebagai makanan yang baik bagi penderita anemia.

3. Baik untuk menurunkan berat badan
Kurma tidak mengandung lemak ataupun kolesterol, tetapi mengandung serat yang tinggi. Dengan 23 kalori per buah, kurma merupakan sahabat yang baik untuk menurunkan berat badan. Kurma juga cocok dijadikan snack (makanan ringan) manis.

4. Baik untuk pencernaan
Dengan kandungan serat yang tinggi, kurma dapat membantu menjaga fungsi usus dalam sistem pencernaan dengan baik. Kurma dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri bersahabat dalam usus, sehingga dapat mencegah kanker perut.

5. Baik untuk jantung
Selain serat, kurma juga mengandung tinggi kalium yang sangat penting untuk jantung. Bahkan, kalium pada buah kurma lebih banyak ketimbang pisang.

Tubuh tidak dapat menyimpan kalium dan dikeluarkan melalui keringat, sehingga sangat penting untuk mengonsumi makanan mengandung kalium sebagai pasokan reguler. Dan dengan mengonsumsi kurma, merupakan cara yang enak untuk memenuhi kebutuhan kalium harian Anda.

Kurma juga dapat menurunkan kolesterol dan tekanan darah, yang dapat membantu mencegah penyakit jantung. Selain itu, kandung selenium pada kurma juga melindungi tubuh terhadap serangan jantung.

6. Baik untuk ibu hamil dan menyusui
Kurma dapat membantu untuk memperkuat rahim selama kehamilan dan membantu menghentikan pendarahan pada saat proses kelahiran. Selain itu, kurma juga mencegah atau mengurangi depresi setelah melahirkan, serta memperkaya air susu ibu. Jadi kurma salah satu makanan terbaik untuk ibu hamil dan menyusui.

7. Baik untuk gigi
Fluorin yang terkandung di dalam kurma dapat memperkuat enamel gigi dan membantu mencegah pembentukan lubang. Namun, karena kurma banyak mengandung gula, maka pastikan untuk membersihkan gigi setelah makan kurma. Sisa gula di dalam mulut yang tidak dibersihkan dapat membalikkan manfaat flourin bagi gigi.

Sumber : Merry Wahyuningsih - detikHealth

Menu Baru Berbuka Puasa

Empat belas abad silam, anas bin malik, pria saleh di madinah, arab saudi, kerap melihat nabi muhamad saw, mengunyah kurma segar sat berbuka puasa. Bila tak ada kurma segar, anas melihat nabi mengunyah kurma kering.

Kisah yang direkam sahabat rasul itu kini menjadi legenda: ‘berbuka dengan kurma phoenix dactylifera sehat!’ di tanahair selain kurma, ada pula buah khas berbuka. Sebut saja blewah, mentimun suri, dan kolang-kaling.

Kisah dari padang pasir itu bukan cerita tanpa makna. Menurut Dra Emma Satriaty Wirakusumah MSc, ahli gizi dan kuliner di Jakarta Selatan, riset menunjukkan kurma mengandung gizi yang lengkap dan seimbang meski jumlahnya sedikit. Sebut saja karbohidrat, protein, kalium, dan serat yang bermanfaat buat pencernaan. Dari komposisi itu karbohidrat memegang peranan terpenting. ‘Daging buah kurma segar mengandung 60-65% fruktosa. Sedangkan kurma kering 75-85%,’ kata mantan pengajar gizi di Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor itu.

Fruktosa, menurut Emma, tergolong monosakarida alias gula paling sederhana. Fruktosa yang masuk ke dalam tubuh langsung dapat dicerna dan diubah menjadi energi. ‘Bila tubuh diibaratkan mesin, maka fruktosa ialah bahan bakar beroktan tinggi yang cepat menjadi energi,’ kata Emma. Itu berbeda dengan gula pasir yang sebagian besar sukrosa.

Wied Harry Apriadji, ahli gizi dan kuliner sehat di Jakarta, menuturkan gula yang terkandung pada kurma bersama-sama dengan serat membuatnya dicerna tubuh tanpa mengubah gula darah secara drastis, tapi bertahap. Artinya, kurma-dalam jumlah terbatas, 4 butir-aman bagi yang berdiet gula.

Menurut Puji Purnama, food stylish di Depok, Jawa Barat, di abad ke-14 kurma hanya dikonsumsi secara segar dan kering, tapi kini kurma dihidangkan dalam beragam menu. ‘Kini kurma sudah masuk cafe-cafe tempat nongkrong yang bergengsi. Menunya juga beragam. Ia tak lagi identik sebagai buah yang dimakan tunggal,’ kata Puji. Sebut saja di Excelso, cafe kopi terkenal dengan 60 gerai di 17 kota di tanahair.

Kurma Tunisia

Di Excelso 4 butir kurma diblender selama 2 detik. Ia lalu dicampur dengan teh, susu, dan creamer yang disajikan dingin. Di bibir gelas minuman berjuluk dates frappio itu sebutir kurma ditempelkan. Rasanya? Hmm, manis, segar, dan nikmat. Buka puasa menjadi lebih berkesan. Menurut Winnie Ho, manajer pengembangan produk Excelso, menu yang baru dirilis awal Ramadhan itu menu pertama minuman kurma di Excelso dengan standar mutu yang sama di seluruh gerai di Indonesia.

Winnie memilih kurma terbaik dari Tunisia untuk resep temuannya. Kurma asal Tunisia disebut-sebut rasanya paling lezat. Ukuran buah dan warna juga seragam. Kurma memang tak hanya tumbuh di Mekkah dan Madinah, tapi juga hampir di seluruh Timur Tengah. Catatan kitab suci yang lebih tua-Al Qur’an, Perjanjian Lama, dan Perjanjian Baru-menyebut kurma ditemukan di wilayah gurun pasir itu sejak zaman Musa AS dan Isa AS.

Di Cilandak, Jakarta Selatan, ada Paddzi 101 yang juga membuat minuman kurma. Bedanya Padzzi-singkatan dari padat dzat gizi-menambahkan 50 g nata de coco dan 1 sendok makan selasih. Rini Bustomo, manajer restoran Padzzi, memblender 10 buah kurma bersama 2 sendok makan susu kental dan 4 sendok makan gula. Bahan itu lalu dicampur dengan 2 gelas es serut. Minuman berjuluk smoothie kurma berserat itu tak kalah nikmat dengan dates frappio.

Blewah

Di tanahair bukan hanya kurma yang menjadi menu ‘wajib’ buka puasa. Setiap Ramadhan datang pasar tradisional, pasar modern, bahkan pasar kaget diramaikan buah kagetan: timun suri, blewah, dan kolang-kaling. Dua yang disebut terakhir sebetulnya banyak juga ditemukan di luar bulan puasa, tapi jumlahnya membludak di saat Ramadhan. Sedangkan mentimun suri benar-benar langka di luar bulan puasa.

Menurut Rini, ketiga buah itu mendadak ramai di pasaran karena tradisi masyarakat yang menyukai berbuka dengan es buah. ‘Setiap orang menjadi konsumen buah selama 30 hari penuh. Itu sulit terjadi di luar Ramadhan,’ katanya. Menurut Wied, mentimun suri dan blewah kaya kalsium sehingga mengganti ion tubuh yang hilang selama berpuasa. Bahkan di Malaysia, semua jenis mentimun menjadi makanan populer untuk berbuka. ‘Kondisi tubuh yang tadinya drop menjadi cepat pulih,’ kata pengasuh acara ‘Jajan Sehat Wied Harry’ di televisi swasta itu. Sebaliknya, menurut Rini, kolang-kaling mengandung gula kompleks. Ia menjadi cadangan energi. Rini pun membuat hidangan buka puasa dari buah-buah itu. Seratus gram blewah atau mentimun suri ditambah 100 g kolang-kaling. Agar lebih nikmat dan tampil menarik ditambahkan 100 g buah naga Hylocereus undatus yang dipotong kotak-kotak. Ia kian segar dengan es batu dan es serut. Benar kata Puji, ragam menu buka puasa kian berkembang setelah 14 abad silam dicontohkan. (Destika Cahyana/Peliput: Nesia Artdiyasa)

Kurma segar kaya fruktosa, 60-65%. Tumbuh sejak zaman nabi Musa AS dan Isa AS

Menu baru dari Excelso, berbahan kurma terbaik asal Tunisia

Sumber : http://www.trubus-online.co.id

Riset Buktikan, Berbukalah dengan Kurma

APA YANG ORANG MUSLIM SANTAP BEGITU BEDUK MAGHRIB BERKUMANDANG SETELAH SEHARIAN BERPUASA?

Kebanyakan orang langsung melahap makanan dalam porsi besar. Kolak sebagai pembuka, langsung dilanjutkan dengan makan nasi dan lauk-pauknya. Belum lagi gorengan atau camilan lain yang sengaja disiapkan sejak sore atau bahkan siang hari. Akibatnya, perut langsung penuh hingga kadang badan tak sanggup berdiri.

Dalam hadits riwayat Abu Daud, dan At Tirmizi Nabi Muhammad saw bersabda, ‘Apabila berbuka salah satu kamu, maka hendaklah berbuka dengan kurma. Andaikan kamu tidak memperolehnya, maka berbukalah dengan air, maka sesungguhnya air itu suci’. Makan besar dianjurkan setelah menunaikan shalat isya atau tarawih. Atau sekitar 2-3 jam kemudian. Dengan cara ini, perut terisi makanan secara bertahap dan tidak menyebabkan rasa kenyang berlebihan.

Gula darah

Anjuran Nabi untuk cukup menyantap kurma saat berbuka puasa itu ternyata memiliki dasar ilmiah. Kurma diketahui mengandung karbohidrat, lipid, vitamin, dan mineral. Penelitian Endang Sri Sunarsih, dosen dan peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang bahkan membuktikan secara ilmiah khasiat kurma untuk meningkatkan kadar gula darah orang berpuasa.

Endang meneliti kadar gula darah 12 orang relawan di Rumahsakit Umum Salatiga. Semua relawan dalam kondisi sehat, berpuasa, usia 20-45 tahun, dan bobot badan 50-60 kg. Para relawan dibagi dalam 2 kelompok masing-masing 6 orang. Kelompok pertama berbuka puasa dengan 2 butir kurma dan seteguk air. Kelompok lain berbuka dengan kolak, sepiring nasi, dan lauk-pauk.

Pengukuran gula darah dilakukan 2 kali yaitu pada pukul 3 sore (kadar gula darah saat puasa) dan pukul 8 malam (2 jam setelah berbuka puasa). Pukul 3 sore dijadikan patokan kadar gula darah puasa lantaran, ‘Waktu puasa, kondisi lambung paling kosong diperkirakan pukul 15.00,’ ujar Endang.

Pada waktu itu kadar gula darah paling rendah. Musababnya selama puasa tidak ada asupan makanan sehingga tubuh mesti membongkar cadangan gula atau cadangan lemak untuk beraktivitas. Penelitian itu dilakukan selama 7 hari berturut-turut. Selanjutnya, kadar gula darah tiap relawan baik sebelum maupun sesudah berbuka puasa dirata-ratakan. Hasilnya dibandingkan dengan kadar gula darah relawan di kelompok lain.

‘Ternyata, kenaikan kadar gula darah kelompok yang berbuka puasa dengan kurma hampir setara dengan yang berbuka dengan nasi dan lauk pauk. Rata-rata kenaikan gula darah relawan yang berbuka puasa dengan kurma 42,74% sementara yang berbuka dengan nasi, lauk-pauk dan kolak 48,49%.

Energi

Harap mafhum, energi yang terkandung dalam buah kurma memang tinggi. ‘Mencapai 300 kalori per 100 gram,’ kata Endang. Selain itu, 55% karbohidrat yang terkandung dalam buah kurma berupa glukosa. Glukosa termasuk karbohidrat yang mudah diubah menjadi energi sehingga cepat menggantikan energi yang hilang selama berpuasa. Selain itu kurma mengandung serat cukup tinggi mencapai 2,2 gram/100 gram buah. Vitamin dan mineral yang terkandung di dalamnya antara lain: vitamin A, B, niasin, riboflavin, besi, fosfor, kalium, kalsium, natrium, dan magnesium.

Magnesium, kalsium dan kaliumnya membantu mengembalikan permeabilitas membran sel. Sementara fosfor berperan dalam pembentukan energi tinggi adenosin triphosphat (ATP). ATP merupakan sumber energi tinggi bagi tubuh yang dihasilkan dari proses glikolisis (pemecahan gula) dan siklus Krebs. Sumber energi tersedia sehingga glukosa cepat didistribusikan dan bisa dimanfaatkan tubuh. Kondisi tubuh pun lebih cepat pulih.

Menurut Dr Mien Karmini, peneliti utama bidang gizi dan makanan Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi Bogor, karena kandungan gula alami dalam kurma mudah diserap dan dicerna tubuh, kurma baik dikonsumsi untuk orang berbuka puasa. Kurma mengembalikan energi yang hilang dengan cepat setelah seharian tidak mengkonsumsi apa pun. ‘Kurma baik dikonsumsi dalam kondisi kering maupun segar,’ ujar Mien.

Antioksidan

Penelitian di luar negeri membuktikan buah asli Irak itu memiliki keunggulan lain. Periset dari Department of Pharmacology, AISSMS College of Pharmacy, menyebutkan Phoenix dactylifera itu memiliki aktivitas antioksidan signifikan. Itu lantaran di dalam buahnya terkandung senyawa antosianin yang merupakan antioksidan alami. Namun, antosianin itu hanya terkandung dalam buah kurma segar.

Konsumsi buah kurma setiap hari juga disebutkan mampu melindungi fungsi hati. Itu sejalan dengan riset di Faculté de Médecine, Monastir, Tunisia. Disebutkan ekstrak dates-sebutan kurma dalam bahasa Inggris-mampu memperbaiki kerusakan hati akibat dimethoate-semacam insektisida.

Sementara penelitian Itimad Abuowf dari University of Khartoum, Sudan, membuktikan bubuk serbuksari kurma asal negara terbesar di benua Afrika itu, pada dosis 250 dan 500 mg/kg bobot badan mampu menurunkan enzim alanin amino transferase, aspartat amino transferase, dan alkalin fosfatase pada tikus percobaan. Ketiga enzim itu dijumpai dalam jumlah tinggi pada tikus yang mengalami kerusakan hati akibat karbon tetraklorida (CCl4).

Penelitian lain oleh Dr Soghra Bahmanpour dan tim dari Shiraz University of Medical Sciences, Iran, membuktikan meminum suspensi buah kurma dosis 120 dan 240 mg/kg bobot tubuh mampu meningkatkan jumlah, motilitas dan bentuk sperma, serta kualitas DNA. Masyarakat Mesir bahkan menggunakan serbuksari kurma untuk meningkatkan kesuburan pada wanita. Sementara air rendaman buah kurma bermanfaat sebagai penawar keracunan alkohol. Jadi? Berbukalah dengan kurma. (Tri Susanti/Peliput: Novia Wulandari)

Sumber : http://www.trubus-online.co.id

obat demam berdarah

Sari Kurma dapat digunakan sebagai obat demam berdarah. karena sari kurma dapat meningkatkan trombosit dalam darah. sehingga dapat mempercepat kesembuhan penderita demam berdarah.

Yang Keliru Tentang Demam Berdarah

img
Ilustrasi (Foto: getty image)

Jakarta, Demam Berdarah Dengue (DBD) tetap menjadi masalah kesehatan besar di Indonesia dengan angka kejadian dan kematian yang terus meningkat. Masih banyak orang yang salah memahami tentang DBD.

Demam berdarah ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus Dengue. DBD memang sering terjadi pada anak-anak, tapi sebenarnya DBD bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia.

Beberapa orang yang terinfeksi virus ini ada yang menimbulkan gejala, tapi ada juga yang tidak bergejala sama sekali.

Gejala khas DBD antara lain:

  1. Keluhan demam tinggi secara terus-menerus selama 2 hari atau lebih
  2. Nafsu makan berkurang
  3. Ada riwayat DBD pada lingkungan sekitar dalam jarak 200-400 meter
  4. Ada pola deman yang khas, menyerupai punuk unta
  5. Adanya kebocoran plasma darah, yang terlihat dari bintik-bintik merah di tubuh atau bagian tubuh lain
  6. Hepatomegali (pembesaran hati)
  7. Kegagalan sikulasi


“Selama ini DBD masih menjadi kasus yang menakutkan dan banyak orangtua yang panik bila anaknya mengalami demam tinggi. Dan ternyata banyak salah pemahaman yang beredari di masyarakat,” ujar dr Alan R. Tumbelaka, SpA (K) dari Divisi Infeksi dan Penyakit Tropis, Departemen Ilmu Kesehatan

Anak FKUI-RSCM, dalam acara konferensi pers Ulang Tahun & Seminar Ilmiah Bidan 2010, di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Selasa (29/6/2010).

dr Alan mengungkapkan ada banyak kesalahpahaman tentang kasus DBD. Salah satunya, banyak orang yang menganggap bahwa kasus kematian DBD terjadi karena adanya pendarahan, seperti mimisan dan lebam di tubuh.

Padahal, yang perlu diperhatikan adalah adanya renjatan (shock) pada masa-masa kritis demam, yaitu pada saat suhu tubuh mulai turun, sekitar hari ke-3 sampai hari ke-6.

Kasus kematian DBD terjadi karena shock yang terjadi tidak ditangani dengan baik yang mengakibatkan pendarahan hebat. Jadi yang perlu diwaspadai jangan sampai ada shock yang terjadi.

Tanda-tanda shock pada DBD adalah:

  1. Tampak gelisah dan lemah
  2. Kesadaran menurun
  3. Napas cepat
  4. Dapat disertai nyeri perut
  5. Perfusi perifer atau capillary refill (tingkat isi ulang darah kapiler kosong) menurun
  6. Nadi cepat dengan volume mengecil
  7. Tekanan darah dan tekanan nadi menurun
  8. Ujung tangan dan kaki terasa dingin
  9. Diuresis (kelainan pada sistem urinase dalam memproduksi urine) berkurang

Selain itu, ada pula yang perlu diluruskan dalam menangani dan mengobati DBD, antara lain:

  1. Parasetamol adalah satu-satunya obat penurun demam yang direkomendasikan Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk DBD
  2. Pasien yang demam dan menunjukkan gejala DBD jangan diberikan asetil salisilat (aspirin), asam mefenamat, steroid, ibuprofen. Zat kimia ini dapat berisiko menambah pendarahan pada kasus DBD
  3. Tidak perlu memberikan antibiotik, karena DBD disebabkan oleh virus
  4. Pengobatan DBD sebenarnya cukup dengan istirahat dan minum cukup air (> 5 gelas sehari)
  5. Susu, jus buah dan air beras tidak terlalu dianjurkan karena tidak banyak membantu. Cukup dengan banyak minum air putih saja.

(mer/ir)

Merry Wahyuningsih - detikHealth

Sumber : http://health.detik.com

Penyebab, Gejala dan Diagnosa Anemia

Anemia (dalam bahasa Yunani: Tanpa darah) adalah keadaan dimana jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada dibawah normal.

Sel darah merah mengandung hemoglobin, yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari paru-paru dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.

Anemia menyebabkan berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin dalam sel darah merah, sehingga darah tidak dapat mengangkut oksigen dalam jumlah sesuai yang diperlukan tubuh

Penyebab Anemia

Penyebab umum dari anemia: Perdarahan hebat

    • Akut (mendadak)
    • Kecelakaan
    • Pembedahan
    • Persalinan
    • Pecah pembuluh darah
    • Kronik (menahun)
    • Perdarahan hidung
    • Wasir (hemoroid)
    • Ulkus peptikum
    • Kanker atau polip di saluran pencernaan
    • Tumor ginjal atau kandung kemih
    • Perdarahan menstruasi yang sangat banyak
  • Berkurangnya pembentukan sel darah merah
    • Kekurangan zat besi
    • Kekurangan vitamin B12
    • Kekurangan asam folat
    • Kekurangan vitamin C
    • Penyakit kronik
    • Meningkatnya penghancuran sel darah merah
    • Pembesaran limpa
    • Kerusakan mekanik pada sel darah merah
    • Reaksi autoimun terhadap sel darah merah:
  Hemoglobinuria nokturnal paroksismal  Sferositosis herediter  Elliptositosis herediter
    • Kekurangan G6PD
    • Penyakit sel sabit
    • Penyakit hemoglobin C
    • Penyakit hemoglobin S-C
    • Penyakit hemoglobin E
    • Thalasemia

Gejala

Gejala-gejala yang disebabkan oleh pasokan oksigen yang tidak mencukupi kebutuhan ini, bervariasi. Anemia bisa menyebabkan kelelahan, kelemahan, kurang tenaga dan kepala terasa melayang. Jika anemia bertambah berat, bisa menyebabkan stroke atau serangan jantung.

Diagnosa

Pemeriksaan darah sederhana bisa menentukan adanya anemia. Persentase sel darah merah dalam volume darah total (hematokrit) dan jumlah hemoglobin dalam suatu contoh darah bisa ditentukan. Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari hitung jenis darah komplit (CBC).

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Anemia

Anemia

Pentingnya Memahami Anemia

Jika kita cepat merasa lelah, detak jantung sangat cepat dan tidak teratur, serta napas yang memburu tetapi pendek, mungkin itu pertanda kita sedang menderita anemia. Anemia kerap muncul karena berbagai faktor.

Anemia adalah penyakit kurang darah, yang ditandai dengan kadar hemoglobin (Hb) dan sel darah merah (eritrosit) lebih rendah dibandingkan normal. Jika kadar hemoglobin kurang dari 14 g/dl dan eritrosit kurang dari 41% pada pria, maka pria tersebut dikatakan anemia. Demikian pula pada wanita, wanita yang memiliki kadar hemoglobin kurang dari 12 g/dl dan eritrosit kurang dari 37%, maka wanita itu dikatakan anemia.

Anemia umumnya disebabkan oleh perdarahan kronik. Gizi yang buruk atau gangguan penyerapan nutrisi oleh usus juga dapat menyebabkan seseorang mengalami kekurangan darah. Demikian juga pada wanita hamil atau menyusui, jika asupan zat besi berkurang, besar kemungkinan akan terjadi anemia. Perdarahan di saluran pencernaan, kebocoran pada saringan darah di ginjal, menstruasi yang berlebihan, serta para pendonor darah yang tidak diimbangi dengan gizi yang baik dapat memiliki risiko anemia.

Perdarahan akut juga dapat menyebabkan kekurangan darah. Pada saat terjadi perdarahan yang hebat, mungkin gejala anemia belum tampak. Transfusi darah merupakan tindakan penanganan utama jika terjadi perdarahan akut. Perdarahan tersebut biasanya tidak kita sadari. Pengeluaran darah biasanya berlangsung sedikit demi sedikit dan dalam waktu yang lama.

Mineral besi, vitamin B12, dan asam folat merupakan nutrisi yang penting dalam pembentukan sel darah. Kekurangan ketiga unsur tersebut dapat menyebabkan anemia. Anemia karena defisiensi zat besi ditandai dengan adanya perubahan pada kulit. Kulit tampak pucat dan kusam. Selain itu, terjadi kerusakan kelenjar secara terus menerus, seperti lidah menjadi halus, bibir dan sudut-sudut mulut tampak pecah-pecah dan berwarna kemerahan.

Zat besi (Fe) merupakan mineral yang sangat penting bagi tubuh, meskipun dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit (trace mineral). Hemoglobin, yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, mengandung 60-70% zat besi. Kekurangan zat besi menunjukkan bahwa tubuh kita kekurangan hemoglobin dan oksigen. Zat besi dapat diperoleh dari sayuran hijau dan daging, tetapi zat besi yang terkandung dalam sayuran lebih sulit diserap dibandingkan dengan zat besi dalam daging. Namun, itu bukan berarti kita harus banyak mengonsumsi daging untuk mencukupi kebutuhan zat besi, kecuali dalam keadaan defisiensi unsur besi. Setiap hari tubuh kita membutuhkan sekitar 20 mg zat besi dari makanan. Namun dari sejumlah itu hanya sekitar 2 mg saja yang diserap oleh tubuh, dan sisanya akan dibuang bersama dengan tinja. Zat besi dalam tubuh kita berkisar 2-4 g, atau sekitar 50 mg dalam setiap kilogram berat badan pada pria dewasa. Sedangkan pada wanita hanya 35 mg dalam setiap kilogram berat badan. Umumnya defisiensi zat besi disertai dengan defisiensi asam folat.

Kebutuhan tubuh terhadap vitamin B12 sama pentingnya dengan mineral besi. Vitamin B12 bersama besi akan berfungsi sebagai bahan pembentuk sel darah merah. Bahkan kekurangan vitamin B12 tidak hanya memicu anemia, melainkan dapat mengganggu sistem saraf.

Gizi makanan sangat berkaitan dengan penyakit kurang darah. Konsumsi bahan makanan yang miskin akan asam folat, besi, dan vitamin B12 cenderung menyebabkan seseorang menjadi kurang darah (anemia). Asam folat dapat diperoleh dari daging, sayuran hijau, dan susu. Asam folat termasuk nutrisi yang sangat mudah diserap oleh usus dan berlangsung di sepanjang saluran pencernaan. Tetapi, mengapa masih banyak ditemukan kasus anemia karena kekurangan asam folat. Masalahnya adalah pada kadar gizi dalam makanan yang dikonsumsi. Gizi yang buruk atau malnutrisi merupakan penyebab utamanya.

Sumber : http://www.info-sehat.com/content.php?s_sid=798

Tifus

Demam tifoid (bahasa Inggris: typhoid fever), atau lebih dikenal dengan tifus, adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella enterica, khususnya turunannya yaitu Salmonella Typhi. Penyakit ini dapat ditemukan di seluruh dunia, dan disebarkan melaui makanan dan minuman yang telah tercemar oleh tinja.

Gejala

Setelah infeksi terjadi akan muncul satu atau beberapa gejala berikut ini:

  • demam tinggi dari 103° sampai 104°F (39° sampai 40°C) yang meningkat secara perlahan
  • tubuh menggigil
  • denyut jantung lemah (bradycardia)
  • badan lemah (”weakness”)
  • sakit kepala
  • nyeri otot myalgia
  • kehilangan nafsu makan
  • konstipasi
  • sakit perut
  • pada kasus tertentu muncul penyebaran vlek merah muda (”rose spots”)

Perawatan

Tifus dapat berakibat fatal. Antibiotika, seperti ampicillin, kloramfenikol, trimethoprim-sulfamethoxazole, dan ciproloxacin sering digunakan untuk merawat demam tipoid di negara-negara barat.

Bila tak terawat, demam tifoid dapat berlangsung selama tiga minggu sampai sebulan. Kematian terjadi antara 10% dan 30% dari kasus yang tidak terawat. Vaksin untuk demam tifoid tersedia dan dianjurkan untuk orang yang melakukan perjalanan ke wilayah penyakit ini biasanya berjangkit (terutama di Asia, Afrika, dan Amerika Latin).

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Demam_tifoid

Demam Berdarah Dengue (DBD)

Apakah demam dengue? Demam dengue umumnya menyerang orang yang kekebalan tubuhnya sedang menurun. Sebenarnya saat kita terkena infeksi dengue, tubuh akan memproduksi kekebalan terhadap tipe virus dengue tersebut, kekebalan ini akan berlangsung seumur hidup. Sayangnya, demam dengue disebabkan oleh banyak strain atau tipe virus sehingga walaupun kita kebal terhadap salah satu tipe namun kita masih dapat menderita demam dengue dari tipe virus yang lain.

Demam berdarah dengue atau DBD merupakan demam dengue dengan derajat yang lebih berat. Perbedaan yang paling utama adalah pada demam dengue tidak ditemukan manifestasi perdarahan pada pasien. Pada kulit pasien dengan demam dengue hanya tampak ruam kemerahan saja sementara pada pasien demam berdarah dengue akan tampak bintik bintik perdarahan. Selain perdarahan pada kulit, penderita demam berdarah dengue juga dapat mengalami perdarahan dari gusi, hidung, usus dan lain lain.
Bila tidak ditangani segera, demam berdarah dengue dapat menyebabkan kematian. Daerah mana saja yang mudah terjangkit demam dengue? Demam dengue banyak terjangkit di daerah tropis dan subtropis. Asia menempati urutan pertama dalam jumlah penderita demam dengue tiap tahun. Hal ini mungkin disebabkan oleh karena curah hujan di Asia yang sangat tinggi terutama di Asia timur dan selatan ditambah dengan sanitasi lingkungan yang tidak bagus. WHO memperkirakan lebih dari 500.000 dari 50 juta kasus demam dengue memerlukan perawatan di rumah sakit. Lebih dari 40% penduduk dunia hidup di daerah endemis demam dengue.
Bagaimana penularan demam dengue? Virus dengue ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang sebelumnya sudah menggigit orang yang terinfeksi dengue. Populasi nyamuk ini akan meningkat pesat saat musim hujan namun nyamuk Aedes aegypti juga dapat hidup dan berkembang biak pada bak bak penampungan air sepanjang tahun. Satu gigitan nyamuk yang telah terinfeksi sudah mampu untuk menimbulkan penyakit dengue pada orang yang sehat. Penularan demam dengue tidak bisa langsung dari manusia ke manusia tetapi harus melalui perantara nyamuk sehingga kita tidak perlu khawatir kontak langsung dengan penderita demam dengue.
Apa saja gejala dan tanda demam dengue? Setelah tergigit nyamuk pembawa virus, masa inkubasi akan berlangsung antara 3 sampai 15 hari sampai gejala demam dengue muncul. Gejala demam dengue akan diawali oleh perasaan menggigil, nyeri kepala, nyeri saat menggerakan bola mata dan nyeri punggung. Kesakitan pada tungkai dan sendi akan terjadi beberapa jam sejak gejala demam dengue mulai dirasakan. Suhu tubuh akan meningkat dengan cepat mencapai 40 derajat celcius dengan detak nadi yang normal serta tekanan darah yang cenderung turun. Bola mata akan tampak kemerahan. Kemerahan juga tampak pada wajah yang dengan cepat akan menghilang. Kelenjar pada leher dan tenggorokan terkadang ikut membesar.
Demam dan gejala lain dari demam dengue akan berlangsung selama 2 hari yang kemudian diikuti oleh penurunan suhu yang cepat dengan diiringi oleh produksi keringat yang meningkat. Periode penurunan suhu ini biasanya berlangsung sehari, selanjutnya suhu tubuh akan meningkat lagi dengan cepat. Saat ini seluruh tubuh pasien akan kemerahan kecuali pada wajah. Bagaimana penanganan pasien demam dengue? Karena demam dengue disebabkan oleh virus maka tidak ada pengobatan spesifik untuk penyakit ini termasuk penggunaan antibiotika. Umumnya pengobatan demam dengue hanya ditujukan untuk mengatasi gejala yang terjadi (simptomatis).
Istirahat dan asupan cairan yang cukup merupakan dua hal yang sangat penting pada pasien demam dengue. Penggunaan aspirin dan NSAID harus dihindari. Penggunaan paracetamol terutama untuk mengatasi gejala demam dan sakit kepala yang terjadi. Bagaimana kelanjutan pasien dengue? Demam dengue tidak akan menyebabkan kematian. Pengalaman selama ini, kematian akibat demam dengue kurang dari 1% dari seluruh kasus yang terjadi. Perbaikan kondisi pasien akan berlangsung beberapa minggu. Bagaimana dengan demam berdarah dengue? Demam berdarah dengue atau DBD umumnya terjadi pada anak dibawah 10 tahun. Gejalanya antara lain nyeri pada perut, perdarahan, dan syok. Bila terjadi syok maka DBD sering disebut Dengue Syok Syndrome atau DSS. Pasien dengan DSS biasanya agak sulit untuk dipulihkan.
DBD dimulai dengan demam tinggi serta sakit kepala yang hebat. Terdapat gejala pada saluran nafas dan saluran pencernaan berupa nyeri menelan, batuk, mual, muntah dan nyeri perut. Syok dapat terjadi setelah 2 sampai 6 hari semenjak gejala DBD timbul. Gejala syok dimulai dengan penurunan suhu tubuh tiba tiba, akral dingin, nadi lemah, dan kebiruan pada bibir. Pada DBD, terdapat perdarahan pada jaringan lunak, bintik perdarahan pada kulit, muntah darah, darah pada kotoran, gusi berdarah dan mimisan. Pada beberapa kasus dapat terjadi radang paru paru dan radang pada otot jantung atau miokarditis.
Pasien dengan DBD harus di monitor dengan ketat terutama pada hari ke empat sejak timbulnya gejala. Bila terjadi kebiruan atau sianosis maka pasien harus diberikan oksigen dan apabila terdapat kegagalan vaskuler maka pasien harus diinfus. Transfusi darah diperlukan untuk mengendalikan perdarahan. Angka kematian pasien DBD sangat tinggi antara 3 sampai 30%. Sebagian besar kematian terjadi pada anak anak. Bagaimana mencegah demam dengue? Transmisi virus melalui nyamuk harus dihentikan untuk mencegah timbulnya demam dengue. Untuk melakukan ini maka pasien demam dengue harus dikelilingi oleh kawat nyamuk/kelambu sampai demam mereda. Pencegahan demam dengue membutuhkan pengendalian atau eradikasi dari nyamuk pembawa virus.
Lakukan 3 M (Menguras, Menutup dan Menimbun) tempat tempat yang disukai nyamuk untuk berkembang biak. Peranan pemerintah sangat diperlukan sebagai motivator disamping peranan masyarakat sebagai pelaksana. Sampai saat ini belum ada vaksin yang pas untuk demam dengue, sehingga hanya pencegahan terpadulah yang bisa dilakukan.

Sumber : http://www.blogdokter.net/2008/06/27/demam-berdarah-dengue/

Manfaat Buah Kurma Menurut Sudut Pandang Medis Modern

Tamr (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan.

Oleh
Abu Zubair Zaki Rakhmawan

Berikut ini akan kami paparkan sebagian dari manfaat dan khasiat kurma ditinjau dari sudut pandang medis modern yang sekaligus menguatkan khabar Al-Qur’an Al-Karim dan As-Sunnah Ash-Shahihah tentang khasiat dan keutamaan kurma.

[1]. Tamr (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan.

Penelitian yang terbaru menyatakan bahwa buah ruthab (kurma basah) mempunyai pengaruh mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa systolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan Maryam binti Imran untuk memakan buah kurma ketika akan melahirkan, dikarenakan buah kurma mengenyangkan juga membuat gerakan kontraksi rahim bertambah teratur, sehingga Maryam dengan mudah melahirkan anaknya.[1]

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

“Artinya : Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah, ‘Sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk Rabb Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini” [Maryam : 25-26]

Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah membawakan perkataan ‘Amr bin Maimun di dalam tafsirnya : “Tidak ada sesuatu yang lebih baik bagi perempuan nifas kecuali kurma kering dan kurma basah” [2]

Dokter Muhammad An-Nasimi dalam kitabnya, Ath-Thibb An-Nabawy wal Ilmil Hadits (II/293-294) mengatakan, “Hikmah dari ayat yang mulia ini secara kedokteran adalah, perempuan hamil yang akan melahirkan itu sangat membutuhkan minuman dan makanan yang kaya akan unsur gula, hal ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama. Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolenya (kontraksi jantung ketika darah dippompa ke pembuluh nadi). Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam ruthab (kurma basah). Kandungan gula dalam ruthab sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh” [3]

Buah kurma matang sangat kaya dengan unsur Kalsium dan besi. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang hamil dan yang akan melahirkan, bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kepada Maryam Al-Adzra (perawan) untuk memakannya ketika sedang nifas (setelah melahirkan). Kadar besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma matang sangat mencukupi dan penting sekali dalam proses pembentukan air susu ibu. Kadar zat besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma dapat menggantikan tenaga ibu yang terkuras saat melahirkan atau menyusui. Zat besi dan Kalsium merpuakan dua unsur efektif dan penting bagi pertumbuhan bayi. Alasannya , dua unsur ini merupakan unsur yang paling berpengaruh dalam pembentukan darah dan tulang sumsum.

[2]. Ruthab (kurma basah) mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya [4]. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon oxytocine yang dapat membantu proses kalahiran.

Hormon oxytocine adalah hormon yang salah satu fungsinya membantu ketika wanita atau pun hewan betina melahirkan dan menyusui.

[3]. Memudahkan persalinan dan membantu keselamatan sang ibu dan bayinya. [5]

[4]. Buah kurma, baik tamr maupun ruthab dapat menenangkan sel-sel saraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok. Oleh karena itu, para dokter menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada anak-anak dan orang yang lanjut usia, agar kondisi kejiwaannya lebih baik.

[5]. Buah kurma yang direbus dapat memperlancar saluran kencing.

[6]. Buah kurma Ajwah dapat digunakan sebagai alat ruqyah dan mencegah dari ganguan jin.

[7]. Kurma sangat dianjurkan sebagai hidangan untuk berbuka puasa. Ada hal yang sudah ditetapkan dalam bidang kedokteran bahwa gula dan air merupakan zat yang pertama kali dibutuhkan orang berpuasa setelah melalui masa menahan makan dan minum. Berkurangnya glukosa (zat gula) pada tubuh dapat mengakibatkan penyempitan dada dan gangguan pada tulang-tulang. Dilain pihak, berkurangnya air dapat melemahkan dan mengurangi daya tahan tubuh. Hal ini berbeda dengan orang berpuasa yang langsung mengisi perutnya dengan makanan dan minuman ketika berbuka. Padahal ia membutuhkan tiga jam atau lebih agar pencernaannya dapat menyerap zat gula tersebut. Oleh karena itu, orang yang menyantap makanan dan minuman ketika berbuka puasa tetap dapat merasakan fenomena kelemahan dan gangguan-ganguan jasmani akibat kekurang zat gula dan air.

[8]. Buah kurma dapat mencegah stroke

[9]. Buah kurma kaya dengan zat garam mineral yang menetralisasi asam, seperti Kalsium dan Potasium. Buah kurma adalah makanan terbaik untuk menetralisasi zat asam yang ada pada perut karena meninggalkan sisa yang mampu menetralisasi asam setelah dikunyah dan dicerna yang timbul akibat mengkonsumsi protein seperti ikan dan telur.

[10]. Buah kurma mengandung vitamin A yang baik dimana ia dapat memelihara kelembaban dan kejelian mata, menguatkan penglihatan, pertumbuhan tulang, metabolisme lemak, kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit serta menenangkan sel-sel saraf.

[11] Kurma adalah buah, makanan, obat, minuman sekaligus gula-gula. [6]

[Disalin dengan sedikit penyesuaian dari buku Kupas Tuntas Khasiat Kurma Berdasarkan Al-Qur’an Al-Karim, As-Sunnah Ash-Shahihah dan Tinjauan Medis Modern, Penulis Zaki Rahmawan, Pengantar Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Media Tarbiyah – Bogor, Cetakan Pertama, Dzul Hijjah 1426H]
__________
Foote Note
[1]. Perkataan Dokter Muhammad Kamal Abdul Aziz dalam kitabnya Al-Ath’imah Al-Qur’aniyyah. Dicantumkan oleh Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaly dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H
[2]. Tafsir Ibni Katsir (V/168), Tahqiq : Hani Al-Haj, cet. Al-Maktabah At-Tauqifiyah, Mesir.
[3]. Dinukil oleh Syaikh Salim bin Id Al-Hilaly dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H
[4]. Catatan kaki yang terdapat dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H
[5]. Catatan kaki yang tedapat dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H
[6]. Ath-Thibb An-Nabawy (hal. 292) oleh Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, cet. Maktabah Nizaar Musthafa Al-Baaz, th. 1418H.

Sumber : http://www.almanhaj.or.id/content/2228/slash/0