Posts tagged: Kurma

Menu Baru Berbuka Puasa

Empat belas abad silam, anas bin malik, pria saleh di madinah, arab saudi, kerap melihat nabi muhamad saw, mengunyah kurma segar sat berbuka puasa. Bila tak ada kurma segar, anas melihat nabi mengunyah kurma kering.

Kisah yang direkam sahabat rasul itu kini menjadi legenda: ‘berbuka dengan kurma phoenix dactylifera sehat!’ di tanahair selain kurma, ada pula buah khas berbuka. Sebut saja blewah, mentimun suri, dan kolang-kaling.

Kisah dari padang pasir itu bukan cerita tanpa makna. Menurut Dra Emma Satriaty Wirakusumah MSc, ahli gizi dan kuliner di Jakarta Selatan, riset menunjukkan kurma mengandung gizi yang lengkap dan seimbang meski jumlahnya sedikit. Sebut saja karbohidrat, protein, kalium, dan serat yang bermanfaat buat pencernaan. Dari komposisi itu karbohidrat memegang peranan terpenting. ‘Daging buah kurma segar mengandung 60-65% fruktosa. Sedangkan kurma kering 75-85%,’ kata mantan pengajar gizi di Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor itu.

Fruktosa, menurut Emma, tergolong monosakarida alias gula paling sederhana. Fruktosa yang masuk ke dalam tubuh langsung dapat dicerna dan diubah menjadi energi. ‘Bila tubuh diibaratkan mesin, maka fruktosa ialah bahan bakar beroktan tinggi yang cepat menjadi energi,’ kata Emma. Itu berbeda dengan gula pasir yang sebagian besar sukrosa.

Wied Harry Apriadji, ahli gizi dan kuliner sehat di Jakarta, menuturkan gula yang terkandung pada kurma bersama-sama dengan serat membuatnya dicerna tubuh tanpa mengubah gula darah secara drastis, tapi bertahap. Artinya, kurma-dalam jumlah terbatas, 4 butir-aman bagi yang berdiet gula.

Menurut Puji Purnama, food stylish di Depok, Jawa Barat, di abad ke-14 kurma hanya dikonsumsi secara segar dan kering, tapi kini kurma dihidangkan dalam beragam menu. ‘Kini kurma sudah masuk cafe-cafe tempat nongkrong yang bergengsi. Menunya juga beragam. Ia tak lagi identik sebagai buah yang dimakan tunggal,’ kata Puji. Sebut saja di Excelso, cafe kopi terkenal dengan 60 gerai di 17 kota di tanahair.

Kurma Tunisia

Di Excelso 4 butir kurma diblender selama 2 detik. Ia lalu dicampur dengan teh, susu, dan creamer yang disajikan dingin. Di bibir gelas minuman berjuluk dates frappio itu sebutir kurma ditempelkan. Rasanya? Hmm, manis, segar, dan nikmat. Buka puasa menjadi lebih berkesan. Menurut Winnie Ho, manajer pengembangan produk Excelso, menu yang baru dirilis awal Ramadhan itu menu pertama minuman kurma di Excelso dengan standar mutu yang sama di seluruh gerai di Indonesia.

Winnie memilih kurma terbaik dari Tunisia untuk resep temuannya. Kurma asal Tunisia disebut-sebut rasanya paling lezat. Ukuran buah dan warna juga seragam. Kurma memang tak hanya tumbuh di Mekkah dan Madinah, tapi juga hampir di seluruh Timur Tengah. Catatan kitab suci yang lebih tua-Al Qur’an, Perjanjian Lama, dan Perjanjian Baru-menyebut kurma ditemukan di wilayah gurun pasir itu sejak zaman Musa AS dan Isa AS.

Di Cilandak, Jakarta Selatan, ada Paddzi 101 yang juga membuat minuman kurma. Bedanya Padzzi-singkatan dari padat dzat gizi-menambahkan 50 g nata de coco dan 1 sendok makan selasih. Rini Bustomo, manajer restoran Padzzi, memblender 10 buah kurma bersama 2 sendok makan susu kental dan 4 sendok makan gula. Bahan itu lalu dicampur dengan 2 gelas es serut. Minuman berjuluk smoothie kurma berserat itu tak kalah nikmat dengan dates frappio.

Blewah

Di tanahair bukan hanya kurma yang menjadi menu ‘wajib’ buka puasa. Setiap Ramadhan datang pasar tradisional, pasar modern, bahkan pasar kaget diramaikan buah kagetan: timun suri, blewah, dan kolang-kaling. Dua yang disebut terakhir sebetulnya banyak juga ditemukan di luar bulan puasa, tapi jumlahnya membludak di saat Ramadhan. Sedangkan mentimun suri benar-benar langka di luar bulan puasa.

Menurut Rini, ketiga buah itu mendadak ramai di pasaran karena tradisi masyarakat yang menyukai berbuka dengan es buah. ‘Setiap orang menjadi konsumen buah selama 30 hari penuh. Itu sulit terjadi di luar Ramadhan,’ katanya. Menurut Wied, mentimun suri dan blewah kaya kalsium sehingga mengganti ion tubuh yang hilang selama berpuasa. Bahkan di Malaysia, semua jenis mentimun menjadi makanan populer untuk berbuka. ‘Kondisi tubuh yang tadinya drop menjadi cepat pulih,’ kata pengasuh acara ‘Jajan Sehat Wied Harry’ di televisi swasta itu. Sebaliknya, menurut Rini, kolang-kaling mengandung gula kompleks. Ia menjadi cadangan energi. Rini pun membuat hidangan buka puasa dari buah-buah itu. Seratus gram blewah atau mentimun suri ditambah 100 g kolang-kaling. Agar lebih nikmat dan tampil menarik ditambahkan 100 g buah naga Hylocereus undatus yang dipotong kotak-kotak. Ia kian segar dengan es batu dan es serut. Benar kata Puji, ragam menu buka puasa kian berkembang setelah 14 abad silam dicontohkan. (Destika Cahyana/Peliput: Nesia Artdiyasa)

Kurma segar kaya fruktosa, 60-65%. Tumbuh sejak zaman nabi Musa AS dan Isa AS

Menu baru dari Excelso, berbahan kurma terbaik asal Tunisia

Sumber : http://www.trubus-online.co.id

Riset Buktikan, Berbukalah dengan Kurma

APA YANG ORANG MUSLIM SANTAP BEGITU BEDUK MAGHRIB BERKUMANDANG SETELAH SEHARIAN BERPUASA?

Kebanyakan orang langsung melahap makanan dalam porsi besar. Kolak sebagai pembuka, langsung dilanjutkan dengan makan nasi dan lauk-pauknya. Belum lagi gorengan atau camilan lain yang sengaja disiapkan sejak sore atau bahkan siang hari. Akibatnya, perut langsung penuh hingga kadang badan tak sanggup berdiri.

Dalam hadits riwayat Abu Daud, dan At Tirmizi Nabi Muhammad saw bersabda, ‘Apabila berbuka salah satu kamu, maka hendaklah berbuka dengan kurma. Andaikan kamu tidak memperolehnya, maka berbukalah dengan air, maka sesungguhnya air itu suci’. Makan besar dianjurkan setelah menunaikan shalat isya atau tarawih. Atau sekitar 2-3 jam kemudian. Dengan cara ini, perut terisi makanan secara bertahap dan tidak menyebabkan rasa kenyang berlebihan.

Gula darah

Anjuran Nabi untuk cukup menyantap kurma saat berbuka puasa itu ternyata memiliki dasar ilmiah. Kurma diketahui mengandung karbohidrat, lipid, vitamin, dan mineral. Penelitian Endang Sri Sunarsih, dosen dan peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang bahkan membuktikan secara ilmiah khasiat kurma untuk meningkatkan kadar gula darah orang berpuasa.

Endang meneliti kadar gula darah 12 orang relawan di Rumahsakit Umum Salatiga. Semua relawan dalam kondisi sehat, berpuasa, usia 20-45 tahun, dan bobot badan 50-60 kg. Para relawan dibagi dalam 2 kelompok masing-masing 6 orang. Kelompok pertama berbuka puasa dengan 2 butir kurma dan seteguk air. Kelompok lain berbuka dengan kolak, sepiring nasi, dan lauk-pauk.

Pengukuran gula darah dilakukan 2 kali yaitu pada pukul 3 sore (kadar gula darah saat puasa) dan pukul 8 malam (2 jam setelah berbuka puasa). Pukul 3 sore dijadikan patokan kadar gula darah puasa lantaran, ‘Waktu puasa, kondisi lambung paling kosong diperkirakan pukul 15.00,’ ujar Endang.

Pada waktu itu kadar gula darah paling rendah. Musababnya selama puasa tidak ada asupan makanan sehingga tubuh mesti membongkar cadangan gula atau cadangan lemak untuk beraktivitas. Penelitian itu dilakukan selama 7 hari berturut-turut. Selanjutnya, kadar gula darah tiap relawan baik sebelum maupun sesudah berbuka puasa dirata-ratakan. Hasilnya dibandingkan dengan kadar gula darah relawan di kelompok lain.

‘Ternyata, kenaikan kadar gula darah kelompok yang berbuka puasa dengan kurma hampir setara dengan yang berbuka dengan nasi dan lauk pauk. Rata-rata kenaikan gula darah relawan yang berbuka puasa dengan kurma 42,74% sementara yang berbuka dengan nasi, lauk-pauk dan kolak 48,49%.

Energi

Harap mafhum, energi yang terkandung dalam buah kurma memang tinggi. ‘Mencapai 300 kalori per 100 gram,’ kata Endang. Selain itu, 55% karbohidrat yang terkandung dalam buah kurma berupa glukosa. Glukosa termasuk karbohidrat yang mudah diubah menjadi energi sehingga cepat menggantikan energi yang hilang selama berpuasa. Selain itu kurma mengandung serat cukup tinggi mencapai 2,2 gram/100 gram buah. Vitamin dan mineral yang terkandung di dalamnya antara lain: vitamin A, B, niasin, riboflavin, besi, fosfor, kalium, kalsium, natrium, dan magnesium.

Magnesium, kalsium dan kaliumnya membantu mengembalikan permeabilitas membran sel. Sementara fosfor berperan dalam pembentukan energi tinggi adenosin triphosphat (ATP). ATP merupakan sumber energi tinggi bagi tubuh yang dihasilkan dari proses glikolisis (pemecahan gula) dan siklus Krebs. Sumber energi tersedia sehingga glukosa cepat didistribusikan dan bisa dimanfaatkan tubuh. Kondisi tubuh pun lebih cepat pulih.

Menurut Dr Mien Karmini, peneliti utama bidang gizi dan makanan Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi Bogor, karena kandungan gula alami dalam kurma mudah diserap dan dicerna tubuh, kurma baik dikonsumsi untuk orang berbuka puasa. Kurma mengembalikan energi yang hilang dengan cepat setelah seharian tidak mengkonsumsi apa pun. ‘Kurma baik dikonsumsi dalam kondisi kering maupun segar,’ ujar Mien.

Antioksidan

Penelitian di luar negeri membuktikan buah asli Irak itu memiliki keunggulan lain. Periset dari Department of Pharmacology, AISSMS College of Pharmacy, menyebutkan Phoenix dactylifera itu memiliki aktivitas antioksidan signifikan. Itu lantaran di dalam buahnya terkandung senyawa antosianin yang merupakan antioksidan alami. Namun, antosianin itu hanya terkandung dalam buah kurma segar.

Konsumsi buah kurma setiap hari juga disebutkan mampu melindungi fungsi hati. Itu sejalan dengan riset di Faculté de Médecine, Monastir, Tunisia. Disebutkan ekstrak dates-sebutan kurma dalam bahasa Inggris-mampu memperbaiki kerusakan hati akibat dimethoate-semacam insektisida.

Sementara penelitian Itimad Abuowf dari University of Khartoum, Sudan, membuktikan bubuk serbuksari kurma asal negara terbesar di benua Afrika itu, pada dosis 250 dan 500 mg/kg bobot badan mampu menurunkan enzim alanin amino transferase, aspartat amino transferase, dan alkalin fosfatase pada tikus percobaan. Ketiga enzim itu dijumpai dalam jumlah tinggi pada tikus yang mengalami kerusakan hati akibat karbon tetraklorida (CCl4).

Penelitian lain oleh Dr Soghra Bahmanpour dan tim dari Shiraz University of Medical Sciences, Iran, membuktikan meminum suspensi buah kurma dosis 120 dan 240 mg/kg bobot tubuh mampu meningkatkan jumlah, motilitas dan bentuk sperma, serta kualitas DNA. Masyarakat Mesir bahkan menggunakan serbuksari kurma untuk meningkatkan kesuburan pada wanita. Sementara air rendaman buah kurma bermanfaat sebagai penawar keracunan alkohol. Jadi? Berbukalah dengan kurma. (Tri Susanti/Peliput: Novia Wulandari)

Sumber : http://www.trubus-online.co.id

Kurma : Panganan Penuh Hikmah yang Disebut di Dalam Al-Qur`an

Allah mempunyai maksud tertentu dengan menyeru kita untuk memperhatikan kurma. Dengan meneliti isi kandungan buah ini akan membuat kita lebih paham tentang maksud Ilahi itu. Kurma, dengan kandungan 50% gula, sungguh sangat bergizi karena daging buahnya terdiri atas fruktosa dan glukosa yang keduanya berkalori tinggi, dan mudah serta cepat dicerna.30 Kandungan gulanya menenangkan saraf yang gelisah serta memberikan rasa aman pada kejiwaan.

“Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebagian tanaman-tanaman itu atas sebagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berpikir.” (ar-Ra’d [13]: 4)

Kurma, buah-buahan yang disebut dalam surah Maryam, pohonnya tumbuh di padang gersang bersuhu panas dan banyak manfaatnya. Allah mengindentifikasikan khasiat penyembuhan dari buah ini dengan menceritakan pada Maryam, yang sedang menghadapi persalinan, supaya makan daging buah kurma,

“Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: ‘Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu. Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum, dan bersenang hatilah….” (Maryam [19]: 24-26)

Allah mempunyai maksud tertentu dengan menyeru kita untuk memperhatikan kurma. Dengan meneliti isi kandungan buah ini akan membuat kita lebih paham tentang maksud Ilahi itu. Kurma, dengan kandungan 50% gula, sungguh sangat bergizi karena daging buahnya terdiri atas fruktosa dan glukosa yang keduanya berkalori tinggi, dan mudah serta cepat dicerna.30 Kandungan gulanya menenangkan saraf yang gelisah serta memberikan rasa aman pada kejiwaan. Sudah pasti tiap persalinan selalu mengeluarkan banyak darah, yang dengan sendirinya jumlah gula darah yang tertumpah karenanya cukup banyak. Karena gula yang lenyap itu harus diganti, keterlibatan kurma, seperti pada persalinan Maryam, nyata benar manfaatnya sebagai tambahan. Kurma juga mengurangi tekanan darah. Meskipun daging sangat besar manfaatnya, tapi tidaklah sebanding dengan lebih besarnya manfaat kurma segar dalam segala hal. Mengonsumsi terlalu banyak daging, yang tak terbantahkan mengandung banyak protein, tidaklah mustahil pada saat yang sama dapat mengakibatkan keracunan. Jadi, makanan-makanan ringan seperti sayur-sayuran, buah-buahan, yang tentu saja mudah dicerna, hendaknya lebih menjadi pilihan.

Dalam cahaya ayat tadi, kita melihat kurma, khususnya, sungguh bermanfaat bagi wanita hamil dan ibu-ibu yang menyusui secara alami. Daging buah kurma meningkatkan kesehatan janin di dalam perut ibu, mencegah ibu dari rasa lemah, dan memperbanyak air susu bergizi tinggi. 31

Di saat yang sama, kurma segar memberikan manfaat besar kepada otak. Kurma, dengan kandungan 2.2% protein, juga berisi banyak jenis vitamin A, B1, dan B2. Protein-protein ini melindungi tubuh dari serangan penyakit dan infeksi, menunjang sel-sel tubuh memperbaharui diri, dan menyeimbangkan cairan-cairan tubuh. Vitamin A meningkatkan kemampuan pandangan mata dan kekuatan badan, juga kekuatan tulang dan gigi. Vitamin B1 memfasilitasi jaringan saraf berfungsi sehat sempurna, menunjang tubuh mengubah karbohidrat menjadi energi, mengatur selera makan dan pencernaan, serta memberdayakan metabolisme berasal dari protein dan lemak. Vitamin B2 memfasilitasi pembakaran protein-protein yang disebutkan tadi, karbohidrat, dan lemak yang diperlukan untuk penyedian energ dan pembaharuan sel.

Di samping semua ini, kurma juga mengandung banyak mineral yang esensial bagi tubuh (seperti potassium, sodium, kalsium, besi, mangan, dan tembaga). Bila potassium dan sodium bekerja bersamaan, mereka bertindak selaku pengatur ritme detak jantung. Dengan menfasillitasi pengalihan oksigen ke otak, potassium dapat memberdayakan pikiran jernih. Lebih jauh lagi, ia menyediakan kandungan alkali secukupnya pda cairan tubuh, merangsang ginjal mengeluarkan sampah-sampah racun metabolis, membantu menurunkan tekanan darah tinggi, dan menunjang pembentukan kulit sehat. 32

Menarik juga untuk dicatat, bahwa daging buah kurma secara khusus bermanfaat bagi mereka yang hidup dalam kawasan di mana kebun-kebun pepohonan ini tumbuh merata. Protein dan gula dari buah kurma merupakan sumber gizi yang paling utama bagi penduduk gurun pasir.

Sumber : http://www.harunyahya.com/indo/buku/keindahan5.htm

kurma ,ibu hamil,dan kecerdasan anak

Bila dimakan oleh anak-anak, maka kurma memberi khasiat untuk mencerdaskan otak mereka. Cukup beralasan, bila Rasullah s.a.w menganjurkan bagi para isteri yang mengandung untuk makan buah kurma. Kata Nabi, “Berilah makan buah kurma kepda isteri-isteri kamu yang sedang hamil, karena isteri-isteri kamu yang sedang hamil. Karena sekiranya wanita hamil itu memakan buah kurma, niscaya anak yang akan lahir kelak akan menjadi anak yang penyabar, bersopan santun serta cerdas. Sesungguhnya makanan Siti Maryam takkala melahirkan Nabi Isa a.s adalah buah kurma. Sekiranya, Allah s.w.t., menjadikan suatu buah yang lebih baik dari pada buah kurma, maka Allah telah memberi makan buah itu kepada Siti Maryam.” (H.R. Bukhari).

Kurma berkhasiat bagi wanita yang sedang hamil dan nifas  (setelah melahirkan). Hal ini diperteguh olah para ahli kedokteran bahwa unsur zat besi dan kalsium yang terdapat di dalam buah kurma adalah unsur yang sangat berguna untuk membentuk dan menambah kandungan air susu ibu. Lebih dari itu, anak-anak balita pun dapat mengambil manfaat dari buah yang biasa tumbuh di daerah Arab ini. Dengan kurma, pertumbuhan anak-anak dan sumsum tulangnya akan berkembang dengan baik.

Manfaat Buah Kurma Bagi Ibu Hamil & Menyusui

Oleh Abu Zubair Zaki Rahmawan

Berikut ini akan kami paparkan sebagian dari manfaat dan khasiat kurma ditinjau dari sudut pandang medis modern yang sekaligus menguatkan khabar Al-Qur’an Al-Karim dan As-Sunnah Ash-Shahihah tentang khasiat dan keutamaan kurma.

1. Tamr (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan.

Penelitian yang terbaru menyatakan bahwa buah ruthab (kurma basah) mempunyai pengaruh mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa systolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan Maryam binti Imran untuk memakan buah kurma ketika akan melahirkan, dikarenakan buah kurma mengenyangkan juga membuat gerakan kontraksi rahim bertambah teratur, sehingga Maryam dengan mudah melahirkan anaknya. [1]

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

Artinya : “Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah, ‘Sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk Rabb Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini.” [Maryam : 25-26]

Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah membawakan perkataan ‘Amr bin Maimun di dalam tafsirnya : “Tidak ada sesuatu yang lebih baik bagi perempuan nifas kecuali kurma kering dan kurma basah.” [2]

Dokter Muhammad An-Nasimi dalam kitabnya, Ath-Thibb An-Nabawy wal Ilmil Hadits (II/293-294) mengatakan, “Hikmah dari ayat yang mulia ini secara kedokteran adalah, perempuan hamil yang akan melahirkan itu sangat membutuhkan minuman dan makanan yang kaya akan unsur gula, hal ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama. Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolenya (kontraksi jantung ketika darah dippompa ke pembuluh nadi). Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam ruthab (kurma basah). Kandungan gula dalam ruthab sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh.” [3]

Buah kurma matang sangat kaya dengan unsur Kalsium dan besi. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang hamil dan yang akan melahirkan, bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kepada Maryam Al-Adzra (perawan) untuk memakannya ketika sedang nifas (setelah melahirkan). Kadar besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma matang sangat mencukupi dan penting sekali dalam proses pembentukan air susu ibu. Kadar zat besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma dapat menggantikan tenaga ibu yang terkuras saat melahirkan atau menyusui. Zat besi dan Kalsium merpuakan dua unsur efektif dan penting bagi pertumbuhan bayi. Alasannya , dua unsur ini merupakan unsur yang paling berpengaruh dalam pembentukan darah dan tulang sumsum.

2. Ruthab (kurma basah) mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya [4]. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon oxytocine yang dapat membantu proses kalahiran.

Hormon oxytocine adalah hormon yang salah satu fungsinya membantu ketika wanita atau pun hewan betina melahirkan dan menyusui.

3. Memudahkan persalinan dan membantu keselamatan sang ibu dan bayinya. [5]

4. Buah kurma, baik tamr maupun ruthab dapat menenangkan sel-sel saraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok. Oleh karena itu, para dokter menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada anak-anak dan orang yang lanjut usia, agar kondisi kejiwaannya lebih baik.

5. Buah kurma yang direbus dapat memperlancar saluran kencing.

6. Buah kurma Ajwah dapat digunakan sebagai alat ruqyah dan mencegah dari ganguan jin.

7. Kurma sangat dianjurkan sebagai hidangan untuk berbuka puasa. Ada hal yang sudah ditetapkan dalam bidang kedokteran bahwa gula dan air merupakan zat yang pertama kali dibutuhkan orang berpuasa setelah melalui masa menahan makan dan minum. Berkurangnya glukosa (zat gula) pada tubuh dapat mengakibatkan penyempitan dada dan gangguan pada tulang-tulang. Dilain pihak, berkurangnya air dapat melemahkan dan mengurangi daya tahan tubuh. Hal ini berbeda dengan orang berpuasa yang langsung mengisi perutnya dengan makanan dan minuman ketika berbuka. Padahal ia membutuhkan tiga jam atau lebih agar pencernaannya dapat menyerap zat gula tersebut. Oleh karena itu, orang yang menyantap makanan dan minuman ketika berbuka puasa tetap dapat merasakan fenomena kelemahan dan gangguan-ganguan jasmani akibat kekurang zat gula dan air.

8. Buah kurma dapat mencegah stroke.

9. Buah kurma kaya dengan zat garam mineral yang menetralisasi asam, seperti Kalsium dan Potasium. Buah kurma adalah makanan terbaik untuk menetralisasi zat asam yang ada pada perut karena meninggalkan sisa yang mampu menetralisasi asam setelah dikunyah dan dicerna yang timbul akibat mengkonsumsi protein seperti ikan dan telur.

10. Buah kurma mengandung vitamin A yang baik dimana ia dapat memelihara kelembaban dan kejelian mata, menguatkan penglihatan, pertumbuhan tulang, metabolisme lemak, kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit serta menenangkan sel-sel saraf.

11. Kurma adalah buah, makanan, obat, minuman sekaligus gula-gula. [6]

[Disalin dengan sedikit penyesuaian dari buku Kupas Tuntas Khasiat Kurma Berdasarkan Al-Qur’an Al-Karim, As-Sunnah Ash-Shahihah dan Tinjauan Medis Modern, Penulis Zaki Rahmawan, Pengantar Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Media Tarbiyah – Bogor, Cetakan Pertama, Dzul Hijjah 1426H]

______________
Foote Note

  1. Perkataan Dokter Muhammad Kamal Abdul Aziz dalam kitabnya Al-Ath’imah Al-Qur’aniyyah. Dicantumkan oleh Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaly dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H
  2. Tafsir Ibni Katsir (V/168), Tahqiq : Hani Al-Haj, cet. Al-Maktabah At-Tauqifiyah, Mesir.
  3. Dinukil oleh Syaikh Salim bin Id Al-Hilaly dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H
  4. Catatan kaki yang terdapat dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H
  5. Catatan kaki yang tedapat dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H
  6. Ath-Thibb An-Nabawy (hal. 292) oleh Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, cet. Maktabah Nizaar Musthafa Al-Baaz, th. 1418H.

Sumber : keluargasahlan.multiply.com

AYAT AL-QUR`AN, TAFSIR AL-QUR`AN DAN HADITS TENTANG KURMA

  • AYAT AL-QUR`AN KE - 1
  • AYAT AL-QUR`AN KE - 2
  • AYAT AL-QUR`AN KE - 3
  • HADITS KE - 1
  • HADITS KE - 2
  • HADITS KE - 3
  • TAFSIR AL-QUR`AN KE - 1
  • TAFSIR AL-QUR`AN KE - 2
  • TAFSIR AL-QUR`AN KE - 3

http://kurmaplus.blogspot.com

Kupas Tuntas Khasiat Kurma - Berdasarkan Al-Quran, As-Sunnah dan Tinjauan Medis Modern

Oleh: Zaki Rakhmawan,
Media Tarbiyah, Bogor

Kurma? Wah pasti antum sudah kenal semua, buah khas Timur tengah yang ngetop pas lagi bulan Ramadhan. Nah untuk mengetahui lebih jauh tentang kurma, ikuti artikel singkat berikut…

Pohon kurma bernama latin Phoenix dactylifera termasuk family Palmae dan sering disebut Date Palm.  Mempunyai nama khas disetiap Negara : Perancis-daltier, Jerman-dattel, Italia-datteri atau dattero, Belanda-dadel, Portugis-Tamara dan di Timur tengah - Tamr (kurma kering) atau ruthab (kurma basah).

Pohon ini dikembangkan terutama untuk diambil buahnya dan telah ditanam 8000 tahun yang lalu, terutama di Babilonia. Banyak ditemukan di padang pasir (kering) dan bisa mencapai tinggi 30-35 meter. Mulai berbunga setelah umur 6-16 tahun, ada dua jenis jantan dan betina dengan bentuk bunga lebih besar untuk yang berjenis jantan. Buah kurma berbentuk lonjong dengan ukuran 2-7.5 cm dengan warna yang bermacam-macamantara coklat gelap,kemerahan, kuning muda dan berbiji.

Awal tahun 1950-an Irak menjadi produsen kurma terbesar di Dunia, mencapai 600.000 ton/tahun. Sedang di Saudi  tahun 1980 baru menghasilkan 500.000 ton/tahun, setelah disubsidi pemerintah dan dikembangkan dengan cara modern. Negara pengembang kurma yang lain adalah India, Algeria, Tunisaia, Mesir, Sudan, Iran, Spanyol, Jamaica dan California.

Tumbuh baik di tanah berpasir, pasir padat ataupun liat. Dibutuhkan aerasi dan drainase yang baik dan ia dapat toleran dengan tanah yang memiliki kandungan senyawa alkali. Tumbuh pada temperture 900F (32.20C) dan tidak sering terjadi hujan.

Setelah 8-10 tahun pohon kurma dapat mulai berbuah, sampai umur 100 tahun!, biasanya produksi menurun tatkala mencapai umur 60-80 tahun. Biasanya pada umur 13 tahun, satu pohon mampu menghasilkan 60-80 kg.

Wah,… ternyata susah juga ya nanem pohon kurma, butuh puluhan tahun tuk berproduksi. Lagian gak mau sering-sering dapat hujan …. Pantas di Indonesia susah tumbuhnya.

Tahu nggak pembaca? Di India, biji kurma sering digoreng dan ditumbuk sebagai campuran minum kopi, sementara di supermarket bisa kita jumpai produk olahan dari kurma ini berupa roti, permen maupun es krim. Belum pernah mencoba? … Dateng aja ke Qatar, ntar ana jamu deh…

Pengen tahu lebih lanjut manfaat buah kurma? Mohon maaf ya, InsyaAllah dilanjut lain waktu…

1. KURMA DALAM AL QUR’AN

Allah Subhanahu wa Ta‘ala telah melebihkan kurma dari buah-buahan yang lain, Alloh Subhanahu wa Ta‘ala  menyebutnya di 20 tempat yang berbeda di dalam Al-Qur’an dengan memakai lafadz pohon kurma : an - Nakhl,an-Nakhiil atau an-Nakhlah.

Anda dapat mempelajari sendiri di dalam Al-Qur’an di surat : Ar-Rahman: 11, Al-Qaf:10, Yaasiin: 67, Ar-Ra’du: 4, Maryam: 25-26 (Dalam menjelaskan ayat ini Ibnu Katsir rahimahullah membawakan perkataan ‘Amr bin Maimun di dalam tafsirnya : ‘Tiada sesuatu yang lebih baik dari perempuan nifas kecuali kurma kering dan kurma basah’.), Maryam :23, Al-Baqarah: 266, Al-An’am: 99, Al-An’am: 141, An-Nahl: 11, An-Nahl: 67, Al-Isra’: 91, Al-Kahfi:32, At-Taha: 71,Al-Mu’minun: 19, Yaasiin: 34, Qamar: 20, Ar-Rahman: 68, Al-Haaqah: 7 dan ‘Abasa: 29.

2. KURMA DALAM AS-SUNNAH

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sering menjelaskan manfaat kurma, antara lain :

1. Memakan 7 buah kurma dapat menangkal racun dan sihir.

Dalam Shahih Buhari dan Muslim, diriwayatan oleh Saad bin Abi Waqash, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam beliau bersabda ‘Barangsiapa mengkonsumsi kurma Ajwah pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun atau sihir’.

Ajwah merupakan salah satu jenis kurma yang berasal dari Madinah, dikenal sebagai kurma Hijaz yang terbaik dari seluruh jenisnya. Bentuknya bagus, padat dan agak keras, namun termasuk kurma yang paling lezat, harum dan empuk. Biasanya kalau anda survey ke pasar, dia memiliki harga yang paling tinggi diantara yang lain.

Di sana tamr merupakan makanan pokok sebagaimana gandum bagi bangsa-bangsa lain. Beberapa kelebihan kurma antara lain:

- Termasuk jenis makanan, obat dan buah-buahan
- Cocok dikonsumsi oleh hampir seluruh jenis tubuh manusia
- Berguna untuk memperkuat suhu tubuh alami dan tidak menimbulkan reduksi timbunan ampas yang merusak di dalam tubuh.
- Mencegah pembusukan dan kerusakan makanan.

2. Kurma Ajwa berasal dari surga dan dapat mengobati racun

Sebagaimana sabda Rosululloh Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam : “Kurma ‘Ajwah itu berasal dari Surga, ia adalah obat dari racun”. HR. Ibnu Majah dengan sanad yang shahih.

3. Kurma mencegah pemiliknya dari kelaparan.

‘Rumah yang tidak ada tamr (kurma kering) di dalamnya, akan membikin lapar penghuninya’ (HR. Muslim no. 2046)
‘Rumah yang tidak ada tamr (kurma kering) di dalamnya, seperti rumah yang tidak ada makanan di dalamnya’ (HR. Ibnu Majah no. 3328)

4. Rosulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memberikan contoh dengan kurma ketika memerintahkan umat ini untuk bersedekah.

Dari Sahabat Adiy bin Hatim, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda “Barangsiapa dari kalian yang mampu berlindung diri dari api neraka walaupun hanya dengan sebutir tamr, maka lakukanlah”. (HR. Muslim no.1016, HR. Bukhari no.6023, dan HR At-Tirmizdi no.2415).

5. Cara Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memakan kurma :

- Mencampur dengan keju, dalam HR. Abu Dawud no.3837 dan Ibnu Majah no.3343
Imam ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa zubdah(keju) dapat berfungsi melunakan tinja, melemaskan syaraf dan pembengkakan empedu dan kerongkongan. Jika dioleskan gusi bayi, akan mempercepat pertumbuhan gigi.

- Mencampur dengan mentimun, HR. Muslim no.2043, HR. Bukhari no.5440.
Rasa panas yang ada pada kurma dapat menyeimbangkan rasa dingin pada mentimun, karena mentimun agak sulit dicerna di lambung , dingin dan kadang berbahaya. Sungguh pelajaran yang agung dari Rasul kita.

- Memakan kurma dengan semangka, HR. Abu Dawud no. 3836.

- Menganjurkan berbuka puasa dengan kurma basah (ruthab), kalau tidak ada dengan kurma kering, kalau tidak ada dengan meminum air seteguk demi seteguk. HR Abu Dawud no.2356.

Hadits ini mengandung hikmah agung secara kesehatan,yang diperlukan oleh orang yang berpuasa adalah zat gula yang mudah diserap oleh darah, lambung dan usus. Zat gula (glukosa dan fruktosa) memerlukan waktu 5-10 menit untuk diserap dalam usus manusia ketika dalam keadaan kosong. Sehingga waktu tersebut dapat digunakan sementara untuk menjalankan sholat maghrib.

- Melarang memakan kurma bagi orang yang baru sembuh dari sakit,HR. Abu Dawud no.3856.

- Boleh memakan kurma meskipun sakit mata, HR. Ibnu Majah no.3343.

- Memerintahkan jangan membuang kurma yang di dalamnya terdapat ulat, namun membersihkannya, HR. Abu Dawud no.3832.

6. Kurma sangat baik untuk menjadi bekal, bahkan pada waktu perang. HR. Muslim no.1910.

7. Kurma untuk mentahnik bayi, HR. Al Bukhari no. 5467,3909,5469,5470 dan Muslim no. 2145,2146

Tahnik adalah mengunyah sesuatu kemudian meletakkannya di langit-langit mulut si bayi. Imam Nawawy rahimahullah dalam kitab syarah Muslim menjelaskan bahwa:

- Anjuran mentahnik bayi yang baru dilahirkan adalah sunnah, berdasarkan ijama’.
- Hendaknya yang mentahnik adalah orang yang shalih, baik laki-laki maupun perempuan.
- Lebih utama mentahnik dengan kurma
- Memberikan kesempatan kepada orang yang shalih untuk memberi nama.

8. Disunahkan memakan kurma sebelum berangkat untuk Idul Fitri dalam jumlah ganjil, HR Bukhari no.953 dan Ibnu Majah no. 1354.

9. Sebagian dari Kurma dapat dijadikan arak, dimana ia telah diharamkan dalam Islam, HR Bukhari no.2431 dan HR. Muslim no. 1071.

Pada dua tulisan yang lalu,kita telah mengetahui apa itu kurma dan penjelasannya di dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. Untuk melengkapi pengetahuan kita tentang kurma, kali ini kita lihat manfaat kurma dari tinjauan medis modern :

1. Tamr (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan membantu melancarkan saluran kencing(dengan cara merebusnya), karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim tatkala melahirkan.

Penelitian terbaru menyatakan bahwa kurma basah (ruthab) mempunyai pengaruh mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolenya (kontraksi jantung ketika dipompa ke pembuluh nadi)1.

2. Kurma basah (ruthab) juga mencegah terjadinya pendarahan pada wanita saat melahirkan dan mempercepat pengembalian posisi rahim seperti semula. Hal ini disebabkan adanya hormone oxytocine.2

3. Dapat menenangkan sel-sel syaraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok.

4. Buah kurma dapat mencegah stroke, karena mengandung unsur kalium yang tinggi yang dibutuhkan untuk mengatur denyut nadi jantung, mengaktifkan kontraksi otot dan membantu mengatur tekanan darah.3

Para peneliti membuat postulat hanya dengan makan satu jenis ekstra kalium (minimal 400 mg/hari) dapat menurunkan resiko terkena stroke sampai 40%. Itu artinya sama dengan makan tamr sekitar 65 gram saja atau setara dengan lima butir kurma!4

5. Kurma juga mengandung salisilat yang dikenal sebagai bahan baku aspirin, obat pengurang rasa sakit dan demam, dan dapat mempengaruhi prostate gland (kelompok asam lemak hidroksida yang merangsang kontraksi otot, menurunkan tekanan darah).5

6. Buah kurma mengandung banyak zat garam mineral yang menetralisasi asam, seperti kalsium dan potassium. Ia meninggalkan sisa yang mampu menetralisasi asam setelah dikunyah dan dicerna yang timbul akibat mengonsumsi protein seperti ikan dan telur.

7. Buah kurma mengandung vitamin A yang baik dimana ia dapat memelihara kelembaban dan kejelian mata, menguatkan penglihatan, pertumbuhan tulang, metabolism lemak, kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit dan menenangkan sel-sel syaraf.

Komposisi dan Kandungan Gizi Kurma

Kandungan karbohidratnya berkisar sekitar 60% pada ruthab(kurma basah) - dan 70% pada tamr (kurma kering), 20% protein,3% lemak dan sisanya merupakan zat garam mineral dan besi.. Kebanyakan varietas kurma mengandung gula glukosa (jenis gula dalam darah) dan fruktosa (jenis gula yang terdapat dalam sebagian besar buah-buahan).

Dalam setiap 100 gr kurma kering terkandung vitamin A 90 IU, tiamin 93 mg, riboflavin 114 mg, niasin 2 mg dan kalium 667 mg. Zat-zat gizi itu berfungsi membantu melepaskan energy, menjaga kulit dan syaraf agar tetap sehat serta penting untuk fungsi jantung.

Tabel selengkapnya nilai nutrisi buah kurma kering (dalam 100 gr) dari makalah fruits of warm climates oleh Morton J, hal 5-11, 1987 di  www.hort.purdue.edu :

Unsur

Kadar

Unsur

Kadar

Kalsium 52 mg Protein 2,35 gms
Lemak 0,43 gms Karbohidrat 75 g
Fiber/serat 2,4 g Vitamin A 90 UI
Thiamin (Vitamin B1) 93 mg Riboflavine (Vitamin B2) 144 mg
Asam Nikotinat 2,2 mg Kalium (potassium) 667 mg
Magnesium 50 mg Besi 1,2 mg
Copper/tembaga 2,4 mg Biotin 4,4 mikrog
Zinc 1,2 mg Asam folic 5,4 mikrog
Sulfur 14,7 mg Asam Askorbat 6,1 mg
Sodium 13 mg Niasin 2 mg
Khlorida 271 mg Kobalt 1,9 mg
Glukosa 38,5 gms Fruktosa 35,5 gms
Fosfor 63 mg Unsur gula lain 3,4 gms
Energi 323 kal

Notes :

1. Perkataan Dr. Muhammad Kamal Abdul Aziz dalam kitabnya al-Ath’imah al-Qur’aniyyah.
2. Shahih at-Thibb an-Nabawy fii Dhau-il Ma’arif ath-Thabiyyah wal ‘Ilmiyyah al-Hadistah oleh Syaih Salim bin ‘Ied al Hielaly (hal.399), maktabah al-Furqan, 1424 H.
3. Makalah kesehatan dari Pusat Kesehatan Universitas Utara Malaysia, www.medic.uum.ed
4. Dr. Louis Tobian,Jr., pakar penyakit darah tinggi dari Minnesota University,AS.
5. Nurfi Afriansyah,staf penyelidik KIE Gizi Puslitbang gizi, Bogor.

Sumber: http://abuafif.wordpress.com/2007/08/02/mengenal-kurma-bagian-iii/